Mendagri Tak Persoalkan Bupati yang Langsung ‘Nyagub’ Sesaat Setelah Dilantik

EQUITYWORLD FUTURES – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tidak mempersoalkan Bupati Tasikmalaya terpilih, Uu Ruzhanul Ulum, yang mendeklarasikan diri maju sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat.

Deklarasi itu dilakukannya 15 menit seusai dilantik sebagai bupati, Rabu (23/3/2016).

“Enggak ada aturannya sih ya. Baru deklarasi ini kan? Boleh-boleh saja,” ujar Tjahjo di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (23/3/2016).

Secara etika, Tjahjo juga tak merasa ada yang salah.

Menurut dia, deklarasi bukanlah hal yang pasti sehingga manuver Uu tidak bisa disalahkan.

Ketika disinggung apakah hal-hal semacam itu perlu diatur dalam Undang-Undang Pilkada yang saat ini tengah direncanakan untuk direvisi, Tjahjo pun menolaknya.

Keinginan menjadi kepala daerah, kata dia, adalah hak setiap warga negara.

“Kalau parpolnya menugaskan? Dan kalau yang bersangkutan mau? Gimana? Atau dia itu didukung kelompok independen. Apalagi calon kepala daerah itu hak setiap warga negara,” ujar Tjahjo.

Meski dianggap tidak bermasalah dari sisi aturan dan etika, Tjahjo berharap Uu tidak melupakan kerja-kerjanya sebagai Bupati Tasikmalaya.

Khususnya, soal peningkatan pelayanan publik.

“Ingat, dia masih memegang sumpah jabatan. Soal dia diberi amanah memimpin daerah yang lebih tinggi, ya itu soal lain,” ujar Tjahjo.

Sebelumnya, usai dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Rabu (23/3/2016), Bupati Tasikmalaya terpilih, Uu Ruzhanul Ulum langsung deklarasi untuk maju ke Pilgub Jabar 2018.

Usai pelantikan, Uu menerima ucapan selamat dari banyak pihak.

Seusai bersalaman, Uu bergegas ke depan gerbang Gedung Sate, Bandung, tempat pendukungnya berkumpul sejak pagi.

Uu yang masih mengenakan pakaian dinas upacara besar (PDUB) langsung berdiri di atas truk yang dilengkapi peralatan orasi.

“Kami masyarakat dan kiai Priangan dengan sepenuh hati berdasarkan hasil musyawarah dalam momentum Pilgub Jabar 2018. Beliau kami dorong dan usung untuk jadi calon gubernur Jabar. Mari kita baca kalimat tayibah,” ujar salah satu orator, Muhammad Aminudin.

Uu yang merupakan politisi PPP itu, mengatakan, ini merupakan dorongan dan dukungan dari masyarakat Jabar kepada dirinya untuk maju dalam Pilkada Jabar.

Sebagai kader partai, ia pun harus siap ditempatkan di mana pun.

“Sebagai kader, saya siap karena kader harus siap ditempatkan di mana saja. Saya tidak mau melanggar, yang akhirnya dipecat partai,” ucap dia.

Menurut Uu, partai merupakan tempat pengabdian dan perjuangan.

“Partai adalah tempat saya memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan pembangunan yang merata,” kata dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s