Apa Saja Proyek yang “Digeber” Patra Jasa Tahun Ini…?

EQUITYWORLD FUTURES – PT Patra Jasa, anak usaha PT Pertamina (Persero) Tbk di bidang hospitality dan properti, pada tahun ini akan membangun sejumlah proyek prestisius untuk menandai proses “rebranding” yang sedang mereka jalankan.

Proyek apa saja?

Ada beberapa proyek yang akan dikembangkan perusahaan. Salah satunya memaksimalkan manfaat lahan yang mereka miliki. Sudah sejak tahun lalu, Patra Jasa melakukan kajian pola-pola bisnis apa saja yang akan dikembangkan perusahaan. Di bidang properti, misalnya, Patra Jasa akan membangun konsep hotel baru di Cirebon.

Cirebon dipilih sebagai proyek pertama dengan sejumlah pertimbangan. Setelah melakukan kajian, kota Cirebon dinilai berpotensi menjadi kota bisnis yang besar pasca pembangunan tol Cipali yang memperpendek jarak tempuh Jakarta – Cirebon. Di lokasi ini, Patra Jasa memiliki lahan sekitar 5,5 hektare.

Adapun nilai investasi yang disiapkan untuk proyek ini sebesar Rp 100 miliar-Rp 150 miliar, yang pendanaannya berasal dari internal. “Nantinya hotel Cirebon ini akan menjadi raw model bagi hotel kami lainnya. Sebab, kami akan melakukan standarisasi baik pelayanan maupun SDM,” papar Haryo.

Informasi saja, saat ini, Patra Jasa memiliki tujuh hotel yang tersebar di Jakarta, Bali, Bandung, Semarang, Cirebon, Parapat, dan Anyer.

Selain itu, Patra Jasa juga akan membangun adventure park di Anyer. Di lokasi ini, Patra Jasa memiliki lahan seluas 25 hektare. “Untuk proyek ini, dana yang disiapkan sekitar Rp 75 miliar hingga Rp 100 miliar,” jelas Cok Isti Rai Lahriani, ketua tim rebranding Patra Jasa yang saat ini menjabat sebagai kepala divisi pengembangan PT Patra Jasa.

Adventure park yang akan dibangun memiliki konsep petualangan, alam, dan edukasi. “Kami sangat yakin hal ini bisa menjadi daya tarik Anyer sebagai tujuan wisata,” jelasnya. Taman ini ditargetkan bisa beroperasi tahun depan.

Proyek lain yang juga tengah dipersiapkan perusahaan adalah pembangunan hotel di Yogyakarta. Di lokasi ini, perusahaan memiliki lahan seluas 4 hektare. Hanya saja, Haryo tak mau bicara banyak mengenai hal ini karena pemeritah kota Yogyakarta masih melakukan moratorium pembangunan hotel. “Yang pasti, kalau mau bangun hotel, pasti hotel bintang empat,” imbuhnya.

Khusus untuk pengembangan hotel di Bali, Patra Jasa sudah melakukan perbaikan produk tangible, yakni adanya refurbishment kamar atau penambahan fasilitas berupa restoran halal. “Saat ini sedang dalam proses sertifikasi dari MUI,” kata Haryo.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s