Bisnis Lesu, Gaji CEO Burberry Dipangkas 75 Persen

EQUITYWORLD FUTURES – CEO rumah mode asal Inggris Burberry, Christopher Bailey harus rela gajinya dipangkas 75 persen. Pasalnya, Buberry kini tengah berjuang menghadapi pertumbuhan bisnis yang melambat dan harga saham yang jatuh.

Gaji Bailey pada tahun fiskal 2015 mencapai 7,5 juta poundsterling. Akan tetapi, berdasarkan laporan keuangan tahunan Burberry, gaji Bailey pada tahun fiskal 2016 menjadi hanya 1,9 juta poundsterling.

Rumah mode Burberry tengah dihantam lemahnya daya beli di beberapa pasar utama Asia, salah satunya adalah Hong Kong.

Pada saat yang bersamaan, para wisatawan asal China yang melancong ke Eropa kini lebih sedikit membelanjakan uangnya untuk membeli barang mode mewah.

Bulan lalu, Burberry melaporkan laba tahunan turun 10 persen. Dalam kurun waktu 12 bulan, harga saham Burberry jatuh 35 persen.

Di 2015, Bailey menerima bonus sebesar 1,7 juta poundsterling. Pada 2016, besaran gaji pokok Bailey tetap berada pada posisi 1,1 juta poundsterling.

Meskipun demikian, ia menerima tambahan tunjangan sebesar 464.000 poundsterling dan pembayaran pensiun sebesar 330.000 poundsterling.

“Pendekatan keseluruhan kami terkait struktur insentif bagi semua pegawai, termasuk manajemen senior berdasarkan pada kinerja. Ketika bisnis tidak berjalan dengan baik, tentu saja ini berdampak kepada besaran gaji yang kami bayarkan kepada staf kami,” ujar pimpinan Burberry, John Peace.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s