Ada Miniatur Kabah di Masjid Andalusia

EQUITYWORLD FUTURES – Masjid Andalusia yang terletak di Sentul City, Bogor, ternyata dielngkapi dengan miniatur Kabah.

Miniatur bangunan yang dianggap paling suci dan menjadi kiblat para Muslim ini, dibuat semirip mungkin dengan aslinya yang terdapat di Mekkah, Arab Saudi.

“Kita punya miniatur Kabah biasa untuk manasik haji. Dari mulai anak kecil, TK, SD sampai orang dewasa yang mau naik haji, manasiknya di sini,” ujar Direktur Andalusia Islamic Centre Syaripudin Kusin Sardi kepada Kompas.com, Senin (13/6/2016).

Meski lahan di depan masjid masih luas, miniatur Kabah ini diletakkan di belakang masjid. Pasalnya, menurut Syarip, tetap saja miniatur ini hanya rekaan dari Kabah aslinya.

Ia tidak menginginkan, pengunjung atau jamaah Masjid Andalusia malah menganggap miniatur ini sebagai Kabah sungguhan. “Nanti malah pada menyembah (miniatur) ini,” kata Syarip.

Dikumentasi Tazkia Miniature Kabah terdapat di halaman belakang Masjid Andalusia, Sentul, Bogor.

Miniatur ini dikhususkan sebagai media pengenalan Kabah. Hingga saat ini, masih banyak orang yang belum bisa ke Arab Saudi untuk melaksanakan umrah atau haji dan melihat langsung Kabah yang sebenarnya.

Untuk itu, miniatur ini dibuat semirip mungkin, hanya ukurannya yang lebih kecil. Dengan demikian, jamaah bisa membayangkan proses tawaf di Mekkah.

Sementara itu, selain menjadi tempat ibadah, masjid berukuran 1.250 meter persegi ini juga dipakai untuk kegiatan-kegiatan ekonomi, misalnya pelatihan kerajinan dan pemberdayaan masyarakat.

Syarip mengatakan, masyarakat binaan Islamic Center ini sudah mencapai 2.500 orang yang menghasilkan produk makanan dan minuman ringan seperti keripik pisang dan es cendol. Sementara untuk kerajinannya, masyarakat binaan ini juga menghasilkan kain yang dibordir.

Dibangun sejak 2006, Masjid Andalusia digagas oleh tokoh ekonomi Islam, Muhammad Syafii Antonio.

Seperti namanya, Masjid Andalusia terinspirasi dari keindahan, kejayaan dan keberadaban masyarakat Islam di Spanyol.

Andalusia, yang sekarang bernama Spanyol Selatan, berdiri pada Ramadhan 92 Hijriah, yaitu ketika seorang pejuang Islam, Thariq bin Ziyad bersama pasukannya berhasil masuk ke Spanyol.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s