Kepala Cabang

 

MELATIH ORANG LAIN MENJADI PELATIH
(25/10/2013)
Foto Ismet - ewf semarang
       Ismet Faradis
Di dalam pekerjaan yang kita geluti ini, pendapatan dapat dihasilkan dengan 2 cara yaitu, menjadi yang dipimpin (dalam hal ini BC), dan bisa juga menjadi Pemimpin (dalam hal ini manager dengan jenjang karir). Tetapi fakta sangat membuktikan bahwa pimpinan sebuah tim, pimpinan sebuah kantor cabang, pimpinan sebuah unit bisnis, dan seterusnya adalah orang-orang yang memiliki pendapatan yang jauh lebih besar.
 
Dan dalam bisnis ini, Mentalitas serta Attitude seorang “Pemimpin” sangatlah membutuhkan kemampuan “Melatih” atau sering kita dengar sebagai kaderisasi, entah itu didalam ataupun diluar kantor. Karena tidak selamanya kita bisa melatih semua orang dibawah kita seorang diri, maka kita harus menciptakan banyak pelatih-pelatih baru yang juga bisa melatih anggota tim yang lebih banyak.
 
Dari yang sudah saya catat, banyak hal-hal yang sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang pelatih yang handal, sekaligus menciptakan pelatih-pelatih baru, diantaranya adalah :
 
1. Penampilan yang menarik/menawan
Memang pepatah mengatakan “jangan melihat buku dari sampulnya” artinya “jangan menilai seseorang dari penampilan luarnya saja,” tetapi bagaimanapun juga sesaat sebelum kita mengawali sebuah pembicaraan, indra yang pertama kali menilai diri kita adalah mata, yang merupakan gerbang pertama untuk orang lain bisa menerima diri kita. Jadi alangkah baiknya seorang pelatih sdh bisa diterima dgn baik sejak awal dilihat bahkan sebelum sempat berbicara.
 
2. Energik dan rapi
Energik bukan hanya harus bugar fisiknya saja, tetapi pada saat kita melatih kita harus benar-benar kerahkan energi dan fokus kita secara total, oleh karena itu untuk menjadi seorang pelatih yang baik kita harus selalu jaga kesehatan kita, dan konsentrasi kita jgn tercampur dengan pikiran-pikiran yang mengganggu seperti masalah pribadi dan lain sebagainya.  Rapi bukan hanya dalam berpakaian, artinya dalam keseharian kita bekerja, terlebih pada saat kita melatih, semua harus dipersiapkan dengan baik sejak awal, sehingga apapun kesulitan yang kita hadapi saat melatih dapat kita atasi dengan cepat dan tepat sasaran, karena segala kebutuhan yang sudah diperkirakan maupun yang diluar perkiraan sudah dipersiapkan dengan matang dan tersusun “rapi” di dalam pikiran kita.
 
3. Lebih atraktif
Artinya memiliki daya tarik yang bersifat menyenangkan sehingga fokus orang yang kita latih selalu tertuju pada kita, gerakan bahasa tubuh adalah salah satu cara efektif untuk membuat diri kita lebih atraktif, menyenangkan bukan harus menjadi orang yang humoris, berbicara selalu untuk tujuan dan kepentingan mereka juga akan menjadi hal yang menarik untuk selalu mereka perhatikan. Otomatis pada saat melatih kita harus lebih sering mengutamakan komunikasi dua arah.
 
4. Atur intonasi suara
Seorang pelatih harus memiliki motivasi dan keyakinan lebih, dengan intonasi dan nada yang prima, agar orang-orang yang dilatih juga yakin dan percaya akan apa yang dilatihkan pada diri mereka, salah satunya adalah di bagian mana kita harus berbicara dengan nada penuh tekanan, dan di bagian mana kita harus berbicara dengan hati yang lembut. Di dalam membicarakan masalah hasil (result) boleh kita sampaikan dengan intonasi yang datar, tetapi pada saat berbicara proses yang harus dijalankan untuk mencapai hasil tersebut, wajib hukumnya untuk disampaikan dengan tegas, realistis, dan objektif.
 
5. Treatment pemahaman peserta
Sebelum kita melatih dalam prosesi yang sebenarnya, alangkah baiknya jika kita mengexplore terlebih dahulu apa pandangan mereka tentang topik yang akan kita latih, dengan demikian kita tahu apa yang kurang dan apa yang lebih dari peserta, sehingga kita bisa lebih tepat harus memulai dari mana, dan akhirnya pelatihan dan treatment yang kita berikan dapat lebih efektif, tepat guna, dan lebih terarah. Hal yang tidak kalah pentingnya dalam kita memberikan pemahaman pada mereka adalah lakukan pertanyaan-pertanyaan pada tiap-tiap sesi pembahasan sebagai test untuk memastikan apakah mereka sdh sangat paham pada setiap sesi pelatihan, yang mana kita jadikan evaluasi apakah sudah layak untuk dilanjutkan ke step berikutnya.
 
6. Ilustrasi yang nyata
Wawasan yang luas sangat dibutuhkan untuk melatih, karena dari situlah kita bisa memilih kata-kata yang yang mudah masuk dalam pikiran seseorang, sehingga dengan kekuatan kata-kata tersebut kita dapat merubah bahkan membalik pikiran seseorang menjadi seperti apa yang kita inginkan, tentunya dari pemikiran negatif yang melemahkan berubah menjadi pemikiran positif yang menguatkan. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan ilustrasi atau contoh-contoh yang nantinya dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan maksudnya.
 
7. Hasilkan kesimpulan
Setelah semuanya kita nilai sudah berhasil memberikan pemahaman seperti yang kita inginkan, maka langkah terakhir adalah berikan sebuah kesimpulan akhir atau resume akhir dari pelatihan tersebut, agar supaya peserta dapat mereview dan memantapkan kembali secara keseluruhan, lakukan dengan bahasa yang lebih singkat dan disederhanakan tetapi tanpa mengurangi atau merubah maksud dan tujuan pelatihan tersebut. Segala hal diatas bukan hanya dilakukan untuk melatih anggota tim atau manager kita, tetapi pada saat kita prospek sebenarnya kita juga melatih calon nasabah, sehingga orang tersebut sangat memahami dan merasa dirinya bisa menjalankan bisnis yang kita tawarkan, otomatis sang calon nasabahpun closing atas dirinya sendiri, bukan lagi yang harus dipaksa dan terkesan untuk kepentingan pribadi kita.
 
Nah, saudara.. saudari.. ku, Bro and Sist…
Jika kita rangkai Huruf Depan dari tiap nomor diatas, dan kita aplikasikan dengan sungguh-sungguh, maka kita akan menjadi seorang “P.E.L.A.T.I.H” yang handal 🙂
Cara terbaik untuk Belajar adalah Mengajar, cara terbaik untuk Berlatih adalah Melatih”
“Pelatih Yang Sukses Adalah Pelatih Yang Bisa Menciptakan Pelatih Baru”
“Orang Yang Sukses Adalah Orang Yang Bisa Menciptakan Orang Sukses Baru”
 
Mari kita sukseskan orang-orang dibawah kita . . .
Semoga bermanfaat,
 
SALAM SUKSES, SELAMAT BERLATIH DAN SELAMAT MELATIH !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s